makanan Posts

Cara Memasak Makanan Sehat Rendah Kolestrol

Saat ini sedang diet untuk mengurangi lemak berlebih dalam tubuh? Anda tetap bisa makan-makanan enak. Asalkan Anda perlu menerapkan cara memasak yang tepat ya. Salah satu hal yang paling Anda takuti saat menjalani diet yakni tidak bisa makan-makanan yang enak lagi? Sebetulnya, agar bisa mengendalikan jumlah asupan lemak, Anda harus mulai dengan memperhatikan cara pengolahan atau memasak makanan yang akan dikonsumsi. Anda perlu memperhatikan pengurangan pemakaian lemak jenuh yang memicu naiknya kolesterol darah (LDL). Untungnya, berikut ini terdapat langkah tepat yang bisa Anda terapkan saat memasak makanan sehat untuk diet, yakni:

Pakai Lebih Sedikit Lemak
Bila Anda sedang mamasak dan di dalam resep disebutkan harus memakai 50 gram mentega atau minyak sayur, pakailah setengah takaran saja. Nah, untuk menambah rasa enak, setengah takaran bisa Anda ganti dengan saus apel yang lebih sehat. Di samping itu, gunakan lebih banyak bumbu. Seperti bawang putih, bawang merah, aneka rempah kering, dan segar agar makanan menjadi lebih enak dan gurih tanpa tambahan lemak jenuh. Anda bisa mencoba membuat tumisan ayam dengan kemangi atau tambahkan brokoli dengan almond panggang agar lebih sehat.

Daging Tanpa Lemak
Salah satu cara memasak makanan sehat rendah kolestrol yakni hanya menggunakan dagingnya saja. Lemak dalam daging sapi, termasuk golongan lemak jenuh yang sebaiknya Anda batasi. Apabila harus memakai daging sapi, Anda bisa memilih bagian tenderloin atau daging has tanpa lemak yang mudah empuk dan enak. Adapun beberapa pilihan pengganti daging berikut ini juga tak kalah lezat:

  • Daging ikan.
  • Daging ayam tanpa kulit dan lemak.
  • Daging kambing tanpa lemak.

    Batasi konsumsi daging tak lebih dari 180 gram sehari saat diet ya.

Perbanyak porsi sayuran
Perbanyaklah porsi sayuran saat memasak makanan untuk diet. Beberapa kali seminggu, Anda bisa mengganti protein hewani dengan protein nabati seperti tofu, lentil, dan kacang-kacangan. Lakukanlah secara bertahap, agar selera makan dapat beradaptasi dengan rasa protein nabati. Setelah itu, mulailah ganti daging sapi dengan ikan. Tambahkan pula porsi sayuran lebih banyak tiap kali makan.

Jangan makanan-makanan instan
Makanan yang dimasak sendiri lebih enak dan menyehatkan. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi makanan kemasan atau yang telah diawetkan. Cobalah membuat masakan yang lebih praktis dan mudah. Anda bisa melihat beberapa buku masak yang memberi panduan untuk masakan yang praktis dan sehat. Memasak lebih singkat, rasanya akan lebih enak dan biayanya juga lebih sedikit.

Jadi, saat diet Anda tetap bisa mengonsumsi makanan enak. Asalkan, Anda tahu bagaimana cara mengolahnya dengan tepat agar tetap bisa mengurangi lemak dalam tubuh. Yuk, dapatkan berat badan ideal melalui makan-makanan lezat.

4 Makanan Sehat yang Tidak Membuat Gemuk

Saat diet Anda tak harus menahan rasa lapar. Konsumsi saja makanan sehat yang tidak membuat badan gemuk. Pastikan Anda tahu apakah makanan-makanan itu. Anda perlu tahu, saat memilih menu yang tepat perut Anda akan tetap kenyang tanpa membuat lemak bertambah. Beberapa makanan, ternyata bisa membuat perut Anda kenyang lebih lama karena memiliki kandungan serat yang tinggi. Bahkan, tidak dapat membuat tubuh Anda mudah gemuk, karena memiliki lemak yang rendah atau tidak ada sama sekali. Berikut terdapat pilihan makanan sehat yang bisa Anda konsumsi selama diet:

  1. Sup kacang merah
    Sup memiliki air yang cukup banyak, sehingga dapat memenuhi perut Anda dan kalorinya yang sangat sedikit. Anda bisa mengonsumsi sup kacang merah yang ditambahkan kaldu yang memiliki banyak serat dan karbohidrat baik. Fungsinya, dapat memperlambat pelepasan gula dalam darah sehingga Anda kenyang lebih lama. Saat ada di dalam perut, serat, dan air akan mengaktivasi reseptor-reseptor yang memberikan sinyal jika Anda tidak lagi lapar. Per mangkuk sup kacang merah, hanya mengandung 150 kalori. Bila tidak terlalu menyukai tak sup, Anda bisa menambahkan kacang-kacangan ke dalam salad yang berbahan cuka.
  2. Telur
    Anda perlu tahu, seseorang yang sarapan telur mengonsumsi 330 kalori lebih sedikit daripada yang makan roti bagel. Telur merupakan salah satu makanan sehat yang tidak membuat gemuk, karena tinggi akan kandungan protein. Telur, mengandung 9 asam amino esensial yang tak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh. Sesekali dicerna, ke-9 asam amino tersebut bisa merangsang pelepasan hormon-hormon dalam usus sehingga mampu menekan rasa lapar. Anda bisa mengonsumsi kuning telur yang ditambahkan dengan sayuran agar program diet bertambah lancar.
  3. Singkong
    Singkong merupakan sumber karbohidrat yang bisa Anda jadikan sebagai makanan sehat tanpa bisa menambah lemak. Kandungan serat pada singkong, akan membuat Anda menjadi kenyang lebih lama. Jadi Anda tak perlu khawatir untuk merasa lapar walau cuma makan singkong. Pencernaan Anda juga akan lancar, saat memakan singkong. Terlebih, kandungan seratnya akan menyerap racun yang terdapat di dalam usus sebab serat di dalam singkong tidak akan larut dalam air.
  4. Kentang
    Kentang, bisa menyerap lemak dalam tubuh sehingga cocok dijadikan salah satu makanan sehat untuk menjaga berat badan ideal. Kandungan karbohidrat pada kentang membuat Anda kenyang lebih lama. Anda bisa menjadikan kentang sebagai menu diet dengan merebusnya atau dijadikan bubur ya agar kandungan gizinya tidak berkurang. Tak hanya karbohidrat, kentang juga kaya akan zat besi, fosfor, protein, kalsium, dan vitamin sehingga kebutuhan nutrisi harian Anda juga tetap terpenuhi saat diet.

Jadi, masih ragu mengonsumsi beberapa makanan sehat di atas saat sedang diet atau menjaga berat badan? Tentu, makan-makanan di atas tidak mengandung bahan pengawet sehingga bisa dikonsumsi dalam jangka panjang saat diet.

Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan tak hanya dengan berolahraga. Anda juga perlu mengonsumsi makanan sehat yang mampu mengurangi lemak dalam tubuh. Apakah makanan tersebut? Dasarnya, diet tak hanya dilakukan untuk menurunkan berat badan. Akan tetapi, juga bermanfaat untuk mendapatkan kesehatan tubuh. Diet lebih berkaitan dengan pola makan yang diimbangi dengan olahraga secara rutin. Selama diet, sebaiknya Anda juga hanya mengonsumsi makanan tertentu yang mampu mengurangi lemak berlebih dengan cepat seperti:

Mengenal Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan
Apakah Anda yakin sudah mengonsumsi makanan yang tepat saat menjalankan program diet? Perlu Anda ketahui, jika orang yang sedang diet perlu mendapatkan nutrisi setiap hari. Nah, Anda dapat memenuhi nutrisi tersebut dengan mengonsumsi makanan berikut ini:

  1. Sayuran Hijau
    Sayuran hijau, menjadi salah satu makanan sehat menurunkan berat badan yang perlu Anda konsumsi. Anda bisa mengonsumsi sayuran hijau tertentu seperti kangkung, bayam, dan sawi. Ketiga jenis sayuran ini memiliki banyak serat, sehingga sangat baik dalam menjaga pencernaan tubuh. Terlebih, sayuran hijau juga tidak mempunyai banyak kandungan kalori dan karbohidrat sehingga Anda tak perlu ragu mengonsumsinya saat diet. Beberapa sayuran seperti kangkung, sawi, dan bayam juga mengandung vitamin, mineral, dan kalsium yang ampuh untuk membakar lemak dalam tubuh.
  2. Telur
    Anda mengganggap telur mengandung kolesterol sehingga dapat menghambat proses diet? Nyatanya, kandungan nutrisi yang ada pada telur tidak bisa menambah kolesterol dalam tubuh. Telur juga memiliki protein tinggi dan lemak sehat. Mengonsumsi telur saat diet bisa membuat perut lapar lebih lama. Adapun bagian telur yang paling baik untuk menu diet adalah bagian kuningnya. Anda bisa mengonsumsi berbagai macam telur seperti telur ayam petelur, ayam kampung, maupun puyuh. Anda juga bisa mengonsumsi putih telur yang mengandung protein super tinggi.
  3. Kentang Rebus
    Kentang bisa menjadi sumber energi yang sangat baik, sehingga sangat aman dijadikan salah satu makanana sehat untuk diet. Kentang yang sudah direbus, mempunyai kandungan kalium yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk mengatur detak jantung. Di samping itu, mengonsumsi kentang rebus dalam menu diet juga bisa membuat tekanan darah menjadi lebih stabil.
  4. Kacang Pisctachio
    Kacang merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung lemak. Beda halnya dengan kacang pisctachio yang mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan. Terlebih, kacang pisctacho juga mampu memberikan tambahan serat dan protein. Khusus untuk diet, kacang ini mampu menekan nafsu makan sehingga sangat tepat dikonsumsi.

Jadi, apa Anda sudah pernah mengonsumsi makanan sehat menurunkan berat badan di atas? Jika belum, yuk coba sekarang juga sebelum lemak bertambah. Dapatkan berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan sehat.

3 Makanan Sehat Kekinan yang Wajib Dicoba

Siapa bilang makanan kekinian sudah pasti tidak sehat? Ternyata, masih banyak makanan kekinian yang lezat dan juga sehat. Mau tahu apa saja makanan tersebut? Makanan, dapat dikategorikan sehat jika memiliki kandungan gizi yang seimbang, memiliki serat, dan juga terdapat zat yang diperlukan tubuh untuk melancarkan proses tumbuh kembang. Seperti yang sedang ramai saat ini, cukup banyak beberapa tempat makan yang menawarkan makan sehat. Nah, berikut ini terdapat pilihan makanan kekinian yang lezat dan juga sehat seperti:

  1. Sate Taichan
    Kuliner yang satu ini terdapat di kawasan Senayan. Sate taichan, sudah terkenal kelezatannya sejak dua tahun lalu. Makanan sehat kekinian ini, terdiri atas potongan daging ayam empuk yang dibalutkan dengan racikan bumbu gurih khas taichan yang terbuat dari jeruk nipis dan garam. Biasanya, sate taichan disajikan polos tanpa bumbu kecap atau kacang. Dinikmati dengan sambal super pedas dan lontong. Sate taichan juga menyehatkan, karena terbuat dari daging ayam yang memiliki protein cukup tinggi. Protein yang ada di dalam daging ayam berupa asam amino, yang bermanfaat untuk membangun otot dalam tubuh. Bahkan, daging ayam juga mengandung vitamin dan mineral yang tinggi, sehingga bisa melengkapi asupan nutrisi yang diperlukan tubuh.
  2. Pisang Nugget
    Anda wajib tahu makanan lezat dan sehat kekinian yang satu ini ya. Pisang nugget merupakan makanan kekinian yang terbuat dari pisang yang dipotong, dan kulitnya dibalut dengan tepung roti renyah. Umumnya pisang nugget dijual dengan berbagai topping kekinian yang menggiurkan. Seperti lelehan cokelat, lelehan nutella, parutan keju, greentea, dan masih banyak lagi. Ada baiknya Anda konsumsi saat masih panas untuk mendapatkan kenikmatan pisang nugget yang meleleh di dalam mulut. Tak hanya lezat, makanan ini juga sehat karena berasal dari pisang. Buah pisang, memiliki kandungan vitamin B6 yang berperan sebagai koenzim, sintetis, dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Kandungan tersebut, sangat bermanfaat untuk kelancaran fungsi otak dan memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh.
  3. Root-to-Stem
    Root-to-stem merupakan makanan sehat kekinian yang berbeda dari lainnya. Makanan ini, memanfaatkan bagian sayuran atau buah-buahan yang biasanya tidak dikonsumsi tapi mengandung zat gizi. Misalnya, batang brokoli atau kol, kulit buah semangka atau melon, dan akar sayur-sayuran. Bahan-bahan tersebut, biasanya diolah dengan ditumis, dijadikan asinan atau manisan, salad, dan dikukus. Makanan ini dibuat dengan tujuan untuk mengurangi sampah makanan. Ya, walau begitu makanan ini mengandung zat penting yang membuat tubuh menjadi lebih sehat, lho. Misalnya, batang brokoli yang memiliki vitamin C cukup tinggi. Kandungan tersebut, sangat bermanfaat untuk mencegah racun dalam tubuh.

Jadi, tidak semua makanan kekinian tidak menyehatkan, bukan? Anda tidak perlu ragu mengonsumsinya, karena makanan kekinian juga memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Masih mau coba?

Apakah Ciri-Ciri Makanan Sehat dan Bergizi?

Yakin selama ini Anda sudah mengonsumsi makanan sehat dan bergizi? Kenali dulu ciri-ciri makanan sehat dan bergizi itu seperti apa. Banyak orang tidak terlalu memperhatikan seperti apakah makanan sehat itu dan bagaimana ciri-cirinya. Kebanyakan orang, biasanya lebih memilih makan-makanan yang disukai tanpa memikirkan seberapa sehatkah makanan tersebut. Saat masih berusia muda, memang mengonsumsi makanan apapun tak masalah. Tapi, jika sudah usia lanjut makanan yang dikonsumsi bisa mempengaruhi kondisi kesehatan.

Kenali ciri makanan sehat dan bergizi
Penting untuk Anda mengetahui seperti apakah ciri-ciri makanan sehat. Ini karena, makanan yang terlihat bersih belum tentu sehat dan memiliki gizi yang diperlukan tubuh. Lalu, apa saja ciri makanan sehat dan bergizi? Cari tahu jawabannya pada uraian berikut ini:

  1. Matang
    Apakah makanan setengah matang menyehatkan? Anda perlu memperhatikan makanan setengah matang seperti acar, sate, dan ikan bakar terutama jikak Anda sedang hamil. Makanan setengah matang, memang nikmat saat disantap. Tapi, cukup terbilang rentan terhadap kuman sehingga bukan ciri dari makanan sehat. Bila terus mengonsumsi makanan yang setengah matang, Anda bisa mengalami gangguan kesehatan seperti diare. Ini disebabkan oleh virus atau bakteri makanan tersebut. Bahkan, kuman pada makanan setengah matang berpotensi belum seluruhnya mati, jadi sangat disarankan untuk tidak mengonsumsinya.
  2. Tidak Berkandungan Santan
    Makanan yang sehat dan bergizi, tidak mengandung santan. Santan merupakan salah satu faktor pemicu kolesterol tinggi paling tinggi. Adapun contoh makanan bersantan yang sebaiknya dihindari seperti rendang, opor, dan soto. Kadar LDL di dalam tubuh Anda, bisa naik saat mengonsumsi makanan tersebut. LDL adalah kolesterol jahat yang bisa meningkat saat Anda mengonsumsi makanan bersantan. Bahkan, bisa terjadi penyempitan pada pembuluh darah Anda yang bisa meningkatkan risiko sakit jantung. Jadi, pilihlah makanan sehat dengan kandungan santan rendah ya.
  3. Mengandung Kalori
    Kalori merupakan kandungan yang perlu ada pada makanan. Makanan, bisa dikatakan sehat ketika berkalori. Seperti yang Anda ketahui, kalori merupakan sumber tenaga agar tubuh mampu beraktivitas dengan maksimal setiap hari. Namun, jika kalori dalam tubuh berlebih bisa meningkatkan berat badan. Manusia sendiri, membutuhkan 2000 kalori per hari untuk bisa melakukan berbagai macam kegiatan. Jumlah ini tergantung pada kondisi dan aktivitas Anda.
  4. Sedikit Kandungan Garam
    Makanan sehat dan bergizi, biasanya mengandung sedikit garam. Ini karena, makanan yang mengandung sodium tinggi dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Selain itu, sodium dan natrium juga dianggap sebagai jenis garam yang tidak menyehatkan. Terutama untuk Anda yang memiliki riwayat hipertensi, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung garam berlebih.

Itulah beberapa ciri makanan sehat dan bergizi yang penting untuk Anda ketahui. Jadi, apa makanan sehat yang Anda konsumsi selama ini memiliki ciri-ciri seperti di atas? Yuk, lebih perhatikan makananan yang Anda konsumsi setiap hari.