makanan sehat Posts

Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan tak hanya dengan berolahraga. Anda juga perlu mengonsumsi makanan sehat yang mampu mengurangi lemak dalam tubuh. Apakah makanan tersebut? Dasarnya, diet tak hanya dilakukan untuk menurunkan berat badan. Akan tetapi, juga bermanfaat untuk mendapatkan kesehatan tubuh. Diet lebih berkaitan dengan pola makan yang diimbangi dengan olahraga secara rutin. Selama diet, sebaiknya Anda juga hanya mengonsumsi makanan tertentu yang mampu mengurangi lemak berlebih dengan cepat seperti:

Mengenal Makanan Sehat untuk Menurunkan Berat Badan
Apakah Anda yakin sudah mengonsumsi makanan yang tepat saat menjalankan program diet? Perlu Anda ketahui, jika orang yang sedang diet perlu mendapatkan nutrisi setiap hari. Nah, Anda dapat memenuhi nutrisi tersebut dengan mengonsumsi makanan berikut ini:

  1. Sayuran Hijau
    Sayuran hijau, menjadi salah satu makanan sehat menurunkan berat badan yang perlu Anda konsumsi. Anda bisa mengonsumsi sayuran hijau tertentu seperti kangkung, bayam, dan sawi. Ketiga jenis sayuran ini memiliki banyak serat, sehingga sangat baik dalam menjaga pencernaan tubuh. Terlebih, sayuran hijau juga tidak mempunyai banyak kandungan kalori dan karbohidrat sehingga Anda tak perlu ragu mengonsumsinya saat diet. Beberapa sayuran seperti kangkung, sawi, dan bayam juga mengandung vitamin, mineral, dan kalsium yang ampuh untuk membakar lemak dalam tubuh.
  2. Telur
    Anda mengganggap telur mengandung kolesterol sehingga dapat menghambat proses diet? Nyatanya, kandungan nutrisi yang ada pada telur tidak bisa menambah kolesterol dalam tubuh. Telur juga memiliki protein tinggi dan lemak sehat. Mengonsumsi telur saat diet bisa membuat perut lapar lebih lama. Adapun bagian telur yang paling baik untuk menu diet adalah bagian kuningnya. Anda bisa mengonsumsi berbagai macam telur seperti telur ayam petelur, ayam kampung, maupun puyuh. Anda juga bisa mengonsumsi putih telur yang mengandung protein super tinggi.
  3. Kentang Rebus
    Kentang bisa menjadi sumber energi yang sangat baik, sehingga sangat aman dijadikan salah satu makanana sehat untuk diet. Kentang yang sudah direbus, mempunyai kandungan kalium yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk mengatur detak jantung. Di samping itu, mengonsumsi kentang rebus dalam menu diet juga bisa membuat tekanan darah menjadi lebih stabil.
  4. Kacang Pisctachio
    Kacang merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung lemak. Beda halnya dengan kacang pisctachio yang mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan. Terlebih, kacang pisctacho juga mampu memberikan tambahan serat dan protein. Khusus untuk diet, kacang ini mampu menekan nafsu makan sehingga sangat tepat dikonsumsi.

Jadi, apa Anda sudah pernah mengonsumsi makanan sehat menurunkan berat badan di atas? Jika belum, yuk coba sekarang juga sebelum lemak bertambah. Dapatkan berat badan ideal dengan mengonsumsi makanan sehat.

3 Makanan Sehat Kekinan yang Wajib Dicoba

Siapa bilang makanan kekinian sudah pasti tidak sehat? Ternyata, masih banyak makanan kekinian yang lezat dan juga sehat. Mau tahu apa saja makanan tersebut? Makanan, dapat dikategorikan sehat jika memiliki kandungan gizi yang seimbang, memiliki serat, dan juga terdapat zat yang diperlukan tubuh untuk melancarkan proses tumbuh kembang. Seperti yang sedang ramai saat ini, cukup banyak beberapa tempat makan yang menawarkan makan sehat. Nah, berikut ini terdapat pilihan makanan kekinian yang lezat dan juga sehat seperti:

  1. Sate Taichan
    Kuliner yang satu ini terdapat di kawasan Senayan. Sate taichan, sudah terkenal kelezatannya sejak dua tahun lalu. Makanan sehat kekinian ini, terdiri atas potongan daging ayam empuk yang dibalutkan dengan racikan bumbu gurih khas taichan yang terbuat dari jeruk nipis dan garam. Biasanya, sate taichan disajikan polos tanpa bumbu kecap atau kacang. Dinikmati dengan sambal super pedas dan lontong. Sate taichan juga menyehatkan, karena terbuat dari daging ayam yang memiliki protein cukup tinggi. Protein yang ada di dalam daging ayam berupa asam amino, yang bermanfaat untuk membangun otot dalam tubuh. Bahkan, daging ayam juga mengandung vitamin dan mineral yang tinggi, sehingga bisa melengkapi asupan nutrisi yang diperlukan tubuh.
  2. Pisang Nugget
    Anda wajib tahu makanan lezat dan sehat kekinian yang satu ini ya. Pisang nugget merupakan makanan kekinian yang terbuat dari pisang yang dipotong, dan kulitnya dibalut dengan tepung roti renyah. Umumnya pisang nugget dijual dengan berbagai topping kekinian yang menggiurkan. Seperti lelehan cokelat, lelehan nutella, parutan keju, greentea, dan masih banyak lagi. Ada baiknya Anda konsumsi saat masih panas untuk mendapatkan kenikmatan pisang nugget yang meleleh di dalam mulut. Tak hanya lezat, makanan ini juga sehat karena berasal dari pisang. Buah pisang, memiliki kandungan vitamin B6 yang berperan sebagai koenzim, sintetis, dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Kandungan tersebut, sangat bermanfaat untuk kelancaran fungsi otak dan memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh.
  3. Root-to-Stem
    Root-to-stem merupakan makanan sehat kekinian yang berbeda dari lainnya. Makanan ini, memanfaatkan bagian sayuran atau buah-buahan yang biasanya tidak dikonsumsi tapi mengandung zat gizi. Misalnya, batang brokoli atau kol, kulit buah semangka atau melon, dan akar sayur-sayuran. Bahan-bahan tersebut, biasanya diolah dengan ditumis, dijadikan asinan atau manisan, salad, dan dikukus. Makanan ini dibuat dengan tujuan untuk mengurangi sampah makanan. Ya, walau begitu makanan ini mengandung zat penting yang membuat tubuh menjadi lebih sehat, lho. Misalnya, batang brokoli yang memiliki vitamin C cukup tinggi. Kandungan tersebut, sangat bermanfaat untuk mencegah racun dalam tubuh.

Jadi, tidak semua makanan kekinian tidak menyehatkan, bukan? Anda tidak perlu ragu mengonsumsinya, karena makanan kekinian juga memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Masih mau coba?

Pola Makanan Sehat Gizi Seimbang untuk Lansia

Mengonsumsi makanan sehat gizi seimbang untuk lansia tidak boleh sembarangan. Pastikan Anda tahu dulu seperti apakah pola makanan terbaik khusus lansia. Memperhatikan asupan nutrisi seimbang merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan lansia (orang lanjut usia). Hal ini, tak hanya dapat membantu lansia dalam mengontrol berat badan dan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Pola makan sehat, juga dapat menurunkan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung. Berikut ini terdapat beberapa pola makanan sehat gizi seimbang yang sebaiknya Anda terapkan:

  1. Perhatikan kebutuhan kalori lansia
    Seiring bertambahnya usia, kebutuhan kalori lansia bisa mengalami penurunan. Sedangkan kebutuhan nutrisinya sama saja atau mengalami sedikit peningkatkan. Semakin bertambahnya usia seseorang, biasanya semakin berkurang pula aktivitas fisik yang dilakukan. Dengan demikian, kebutuhan kalorinya juga ikut menurun. Sebetulnya, kebutuhan kalori tiap orang berbeda-beda termasuk tiap lansia. Anda bisa mengetahui kebutuhan kalori yang ideal bagi lansia, dengan menggunakan kalkulator Kebutuhan Kalori. Anda bisa mengecek jumlah kalori yang dibutuhkan lansia berdasarkan pada jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, usia, serta aktivitas fisiknya di sana.
  2. Penuhi kebutuhan cairan
    Asupan pola makan sehat lansia yang tidak kalah penting adalah cairan. Biasanya, lansia sering kesulitan dalam memenuhi kebutuhan cairan hariannya sehingga, menjadi lebih rentan terkena dehidrasi. Nah, guna menghindari dehidrasi, pastikan Anda memenuhi kebutuhan asupan cairannya dengan baik. Tapi, jangan hanya dihitung dari banyaknya minum air putih saja. Anda juga bisa mengonsumsi makanan berkuah seperti sup dan sayuran yang banyak mengandung air. Cara ini, juga baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian yang dibutuhkan lansia dalam menjaga sistem kekebalan tubuhnya yang rawan.
  3. Mengatur porsi makan
    Salah satu penyebab naiknya berat badan berlebih pada lansia, karena Anda tidak dapat mengendalikan porsi makannya. Itulah sebabnya mengapa penting bagi para lansia memperhatikan porsi makannya setiap hari. Porsi makan sehat khusus lansia, hendaknya diatur secara merata dalam satu hari. Dengan begitu, Anda akan makan lebih sering dengan porsi yang kecil. Dianjurkan pula bagi lansia untuk makan besar tiga kali dengan makanan selingan sekitar dua kali sehari. Apabila Anda mengalami kesulitan saat mengunyah makanan karena gigi ompong atau gigi palsu yang bermasalah, maka makanan yang diberikan harus perlu dicinang terlebih dahulu. Mengajak lansia makan bersama-sama dalam satu meja, mampu meningkatkan nafsu makannya.

Pola makan sehat gizi seimbang untuk lansia penting untuk dilakukan. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi harian akan terpenuhi setiap hari. Ingat, lansia merupakan masa saat tubuh seseorang menjadi lebih mudah terkena penyakit yang cukup serius. Nah, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh penting untuk mengonsumsi makanan sehat setiap hari.

Apakah Ciri-Ciri Makanan Sehat dan Bergizi?

Yakin selama ini Anda sudah mengonsumsi makanan sehat dan bergizi? Kenali dulu ciri-ciri makanan sehat dan bergizi itu seperti apa. Banyak orang tidak terlalu memperhatikan seperti apakah makanan sehat itu dan bagaimana ciri-cirinya. Kebanyakan orang, biasanya lebih memilih makan-makanan yang disukai tanpa memikirkan seberapa sehatkah makanan tersebut. Saat masih berusia muda, memang mengonsumsi makanan apapun tak masalah. Tapi, jika sudah usia lanjut makanan yang dikonsumsi bisa mempengaruhi kondisi kesehatan.

Kenali ciri makanan sehat dan bergizi
Penting untuk Anda mengetahui seperti apakah ciri-ciri makanan sehat. Ini karena, makanan yang terlihat bersih belum tentu sehat dan memiliki gizi yang diperlukan tubuh. Lalu, apa saja ciri makanan sehat dan bergizi? Cari tahu jawabannya pada uraian berikut ini:

  1. Matang
    Apakah makanan setengah matang menyehatkan? Anda perlu memperhatikan makanan setengah matang seperti acar, sate, dan ikan bakar terutama jikak Anda sedang hamil. Makanan setengah matang, memang nikmat saat disantap. Tapi, cukup terbilang rentan terhadap kuman sehingga bukan ciri dari makanan sehat. Bila terus mengonsumsi makanan yang setengah matang, Anda bisa mengalami gangguan kesehatan seperti diare. Ini disebabkan oleh virus atau bakteri makanan tersebut. Bahkan, kuman pada makanan setengah matang berpotensi belum seluruhnya mati, jadi sangat disarankan untuk tidak mengonsumsinya.
  2. Tidak Berkandungan Santan
    Makanan yang sehat dan bergizi, tidak mengandung santan. Santan merupakan salah satu faktor pemicu kolesterol tinggi paling tinggi. Adapun contoh makanan bersantan yang sebaiknya dihindari seperti rendang, opor, dan soto. Kadar LDL di dalam tubuh Anda, bisa naik saat mengonsumsi makanan tersebut. LDL adalah kolesterol jahat yang bisa meningkat saat Anda mengonsumsi makanan bersantan. Bahkan, bisa terjadi penyempitan pada pembuluh darah Anda yang bisa meningkatkan risiko sakit jantung. Jadi, pilihlah makanan sehat dengan kandungan santan rendah ya.
  3. Mengandung Kalori
    Kalori merupakan kandungan yang perlu ada pada makanan. Makanan, bisa dikatakan sehat ketika berkalori. Seperti yang Anda ketahui, kalori merupakan sumber tenaga agar tubuh mampu beraktivitas dengan maksimal setiap hari. Namun, jika kalori dalam tubuh berlebih bisa meningkatkan berat badan. Manusia sendiri, membutuhkan 2000 kalori per hari untuk bisa melakukan berbagai macam kegiatan. Jumlah ini tergantung pada kondisi dan aktivitas Anda.
  4. Sedikit Kandungan Garam
    Makanan sehat dan bergizi, biasanya mengandung sedikit garam. Ini karena, makanan yang mengandung sodium tinggi dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Selain itu, sodium dan natrium juga dianggap sebagai jenis garam yang tidak menyehatkan. Terutama untuk Anda yang memiliki riwayat hipertensi, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung garam berlebih.

Itulah beberapa ciri makanan sehat dan bergizi yang penting untuk Anda ketahui. Jadi, apa makanan sehat yang Anda konsumsi selama ini memiliki ciri-ciri seperti di atas? Yuk, lebih perhatikan makananan yang Anda konsumsi setiap hari.

3 Pilihan Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui

ASI harus mengandung berbagai nutrisi penting yang diperlukan bayi. Caranya, dengan mengonsumsi makanan pilihan. Lantas, apa saja makanan tersebut? Ibu menyusui sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat. Hal itu disebabkan, makanan sehat bisa membuat ASI menjadi lebih berkualitas dan produksi ASI melimpah. ASI yang berkualitas, dapat membuat janin menjadi sehat dan lincah. Bagi tiap ibu yang menyusui, tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya.

Pentingnya Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui
Sudah tahukah Anda, jika bayi hanya boleh minum ASI hingga berumur 6 bulan? Bila bayi sudah berumur 2 tahun, baru si kecil boleh diberikan MPASI. ASI memiliki berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan bayi. Beragam makanan sehat yang dikonsumsi ibu, akan dimakan oleh bayinya pula. Ini karena, semua makanan yang dimakan oleh ibu akan diubah menjadi ASI. Nah, jika Anda ingin bayi yang sehat, lincah, dan cerdas sebaiknya ibu konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Berikut terdapat beberapa jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui :

  1. Ikan Salmon
    Siapa yang tidak menyukai ikan? Ikan dipercaya mampu meningkatkan kecerdasan. khusus ibu menyusui, mengonsumsi ikan sangat dianjurkan. Salah satunya, Anda bisa mengonsumsi ikan salmon. Ikan salmon mengandung banyak DHA yang mampu membantu perkembangan sistem sarafnya. Memang, ASI sudah mengandung DHA, tapi DHA yang ada di dalam ikan salmon lebih tinggi daripada ASI. Maka dari itu, tidak ada salahnya ibu menambahkan tingkatan DHA dalam ASI dengan cara mengonsumsi ikan salmon setiap hari.
  2. Daging Sapi
    Daging sapi juga baik dikonsumsi oleh Anda saat sedang menyusui. Hal itu disebabkan, daging sapi merah tinggi akan kandungan zat besi. Ibu yang menyusui sangat mudah terkena anemia. Jika itu terjadi, maka ibu akan mudah lelah dan stres. Ketika ibu stres, produksi ASI bisa menurun sehingga si kecil tidak bisa mendapatkan cukup ASI. Mengonsumsi sekitar 100 gram daging sapi tanpa lemak tiap hari, bisa memperbaiki zat besi pada tubuh ibu.
  3. Beras Merah
    Makanan sehat yang satu ini juga sangat disarankan untuk ibu menyusui. Ibu yang merasa dirinya terlalu gemuk usai melahirkan dan menyusui sebaiknya ganti beras putih dengan beras merah. Diet glukosa, sangat bermanfaat untuk mengurangi berat badan. Dengan begitu, Anda akan terhindar bahaya obesitas. Selama ini, nasi putih dikenal memiliki glukosa yang tinggi. Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengganti nasi putih dengan nasi merah. Ya meski rendah glukosa, kandungan karbohidrat yang terdapat nasi merah sangat tinggi sehingga dapat memberikan energi pada ibu yang menyusui. Bahkan, tidak membuat ibu semakin gemuk.

Jadi, selama menyusui hindari mengonsumsi makanan cepat saji yang belum tentu memiliki manfaat untuk bayi, ya. Pastikan Anda mengonsumsi makanan sehat yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi untuk bayi. Yuk, dukung pertumbuhan si kecil sejak sekarang agar terhindar dari berbagai macam penyakit.