makanan bergizi Posts

Pola Makanan Sehat Gizi Seimbang untuk Lansia

Mengonsumsi makanan sehat gizi seimbang untuk lansia tidak boleh sembarangan. Pastikan Anda tahu dulu seperti apakah pola makanan terbaik khusus lansia. Memperhatikan asupan nutrisi seimbang merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan lansia (orang lanjut usia). Hal ini, tak hanya dapat membantu lansia dalam mengontrol berat badan dan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Pola makan sehat, juga dapat menurunkan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung. Berikut ini terdapat beberapa pola makanan sehat gizi seimbang yang sebaiknya Anda terapkan:

  1. Perhatikan kebutuhan kalori lansia
    Seiring bertambahnya usia, kebutuhan kalori lansia bisa mengalami penurunan. Sedangkan kebutuhan nutrisinya sama saja atau mengalami sedikit peningkatkan. Semakin bertambahnya usia seseorang, biasanya semakin berkurang pula aktivitas fisik yang dilakukan. Dengan demikian, kebutuhan kalorinya juga ikut menurun. Sebetulnya, kebutuhan kalori tiap orang berbeda-beda termasuk tiap lansia. Anda bisa mengetahui kebutuhan kalori yang ideal bagi lansia, dengan menggunakan kalkulator Kebutuhan Kalori. Anda bisa mengecek jumlah kalori yang dibutuhkan lansia berdasarkan pada jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, usia, serta aktivitas fisiknya di sana.
  2. Penuhi kebutuhan cairan
    Asupan pola makan sehat lansia yang tidak kalah penting adalah cairan. Biasanya, lansia sering kesulitan dalam memenuhi kebutuhan cairan hariannya sehingga, menjadi lebih rentan terkena dehidrasi. Nah, guna menghindari dehidrasi, pastikan Anda memenuhi kebutuhan asupan cairannya dengan baik. Tapi, jangan hanya dihitung dari banyaknya minum air putih saja. Anda juga bisa mengonsumsi makanan berkuah seperti sup dan sayuran yang banyak mengandung air. Cara ini, juga baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian yang dibutuhkan lansia dalam menjaga sistem kekebalan tubuhnya yang rawan.
  3. Mengatur porsi makan
    Salah satu penyebab naiknya berat badan berlebih pada lansia, karena Anda tidak dapat mengendalikan porsi makannya. Itulah sebabnya mengapa penting bagi para lansia memperhatikan porsi makannya setiap hari. Porsi makan sehat khusus lansia, hendaknya diatur secara merata dalam satu hari. Dengan begitu, Anda akan makan lebih sering dengan porsi yang kecil. Dianjurkan pula bagi lansia untuk makan besar tiga kali dengan makanan selingan sekitar dua kali sehari. Apabila Anda mengalami kesulitan saat mengunyah makanan karena gigi ompong atau gigi palsu yang bermasalah, maka makanan yang diberikan harus perlu dicinang terlebih dahulu. Mengajak lansia makan bersama-sama dalam satu meja, mampu meningkatkan nafsu makannya.

Pola makan sehat gizi seimbang untuk lansia penting untuk dilakukan. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi harian akan terpenuhi setiap hari. Ingat, lansia merupakan masa saat tubuh seseorang menjadi lebih mudah terkena penyakit yang cukup serius. Nah, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh penting untuk mengonsumsi makanan sehat setiap hari.

Apakah Ciri-Ciri Makanan Sehat dan Bergizi?

Yakin selama ini Anda sudah mengonsumsi makanan sehat dan bergizi? Kenali dulu ciri-ciri makanan sehat dan bergizi itu seperti apa. Banyak orang tidak terlalu memperhatikan seperti apakah makanan sehat itu dan bagaimana ciri-cirinya. Kebanyakan orang, biasanya lebih memilih makan-makanan yang disukai tanpa memikirkan seberapa sehatkah makanan tersebut. Saat masih berusia muda, memang mengonsumsi makanan apapun tak masalah. Tapi, jika sudah usia lanjut makanan yang dikonsumsi bisa mempengaruhi kondisi kesehatan.

Kenali ciri makanan sehat dan bergizi
Penting untuk Anda mengetahui seperti apakah ciri-ciri makanan sehat. Ini karena, makanan yang terlihat bersih belum tentu sehat dan memiliki gizi yang diperlukan tubuh. Lalu, apa saja ciri makanan sehat dan bergizi? Cari tahu jawabannya pada uraian berikut ini:

  1. Matang
    Apakah makanan setengah matang menyehatkan? Anda perlu memperhatikan makanan setengah matang seperti acar, sate, dan ikan bakar terutama jikak Anda sedang hamil. Makanan setengah matang, memang nikmat saat disantap. Tapi, cukup terbilang rentan terhadap kuman sehingga bukan ciri dari makanan sehat. Bila terus mengonsumsi makanan yang setengah matang, Anda bisa mengalami gangguan kesehatan seperti diare. Ini disebabkan oleh virus atau bakteri makanan tersebut. Bahkan, kuman pada makanan setengah matang berpotensi belum seluruhnya mati, jadi sangat disarankan untuk tidak mengonsumsinya.
  2. Tidak Berkandungan Santan
    Makanan yang sehat dan bergizi, tidak mengandung santan. Santan merupakan salah satu faktor pemicu kolesterol tinggi paling tinggi. Adapun contoh makanan bersantan yang sebaiknya dihindari seperti rendang, opor, dan soto. Kadar LDL di dalam tubuh Anda, bisa naik saat mengonsumsi makanan tersebut. LDL adalah kolesterol jahat yang bisa meningkat saat Anda mengonsumsi makanan bersantan. Bahkan, bisa terjadi penyempitan pada pembuluh darah Anda yang bisa meningkatkan risiko sakit jantung. Jadi, pilihlah makanan sehat dengan kandungan santan rendah ya.
  3. Mengandung Kalori
    Kalori merupakan kandungan yang perlu ada pada makanan. Makanan, bisa dikatakan sehat ketika berkalori. Seperti yang Anda ketahui, kalori merupakan sumber tenaga agar tubuh mampu beraktivitas dengan maksimal setiap hari. Namun, jika kalori dalam tubuh berlebih bisa meningkatkan berat badan. Manusia sendiri, membutuhkan 2000 kalori per hari untuk bisa melakukan berbagai macam kegiatan. Jumlah ini tergantung pada kondisi dan aktivitas Anda.
  4. Sedikit Kandungan Garam
    Makanan sehat dan bergizi, biasanya mengandung sedikit garam. Ini karena, makanan yang mengandung sodium tinggi dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Selain itu, sodium dan natrium juga dianggap sebagai jenis garam yang tidak menyehatkan. Terutama untuk Anda yang memiliki riwayat hipertensi, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung garam berlebih.

Itulah beberapa ciri makanan sehat dan bergizi yang penting untuk Anda ketahui. Jadi, apa makanan sehat yang Anda konsumsi selama ini memiliki ciri-ciri seperti di atas? Yuk, lebih perhatikan makananan yang Anda konsumsi setiap hari.