Cara Memakai Minyak Zaitun untuk Usir Jerawat

Tak harus melakukan perawatan mahal untuk menghilangkan jerawat. Anda hanya perlu memanfaatkan minyak zaitun yang kaya akan manfaat penting. Memang, jerawat sangat menggangu penampilan Anda. Bagaimana tidak, jerawat selalu meninggalkan bekas. Nah, salah satu cara menghilangkannya Anda bisa menggunakan minyak zaitun.

Kandungan Penting Minyak Zaitun untuk Wajah
Terdapat beberapa kandungan minyak zaitun yang sangat baik untuk mengobati wajah yang berjewat. Bahkan, tidak semua bahan alami yang memiliki kandungan ini antara lain:

  • Minyak zaitun mengandung vitamin penting yang dapat membuat proses penyembuhan bekas jerawat menjadi lebih cepat.
  • Minyak zaitun memiliki antioksidan seperti polifenol yang bisa membantu Anda dalam mengeluarkan racun dalam tubuh, membantu menjaga kelembapan kulit, dan juga mencegah berbagai macam jenis infeksi.
  • Minyak zaitun, terdapat antibakteri yang sangat baik untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat karena infeksi bakteri sehingga bekas jerawat hilang.
  • Minyak zaitun juga mengandung sifat anti-inflamasi yang sangat diperlukan untuk menyembuhkan jerawat.

Bagaimana Cara Memanfaatkan Minyak Zaitun?
Banyaknya manfaat yang terkandung di dalam minyak zaitun, Anda bisa menggunakannya sebagai:

Terapi pemijatan
Anda bisa mengobati jerawat dengan memanfaatkan minyak zaitun untuk terapi pemijatan. Caranya, dengan mengambil satu sendok makan minyak zaitun, setelah itu oleskan pada jerawat Anda. Kemudian pijat wajah secara perlahan, selama selama 4 sampai 5 menit. Diamkan selama 15 sampai 20 menit. Setelah itu, bersihkanlah wajah Anda dengan menggunakan kain yang bersih dan hangat.  Lakukan hal ini paling tidak dua kali setiap hari sebelum tidur. Manfaat lain dari terapi ini yaitu :

  • Membantu menghilangkan jaringan kulit Anda yang mati.
  • Menyingkirkan bekas jerawat dengan mudah.
  • Menjaga kelembapan kulit.
  • Meningkatkan sirkulasi darah pada kulit.
  • Mencegah penyumbatan pori-pori kulit.

Terapi penguapan
Anda bisa melakukan terapi penguapan dengan menggunakan minyak zaitun secara efektif. Caranya juga mudah, yaitu dengan merebus air yang sebelumnya sudah dicampur dengan minyak zaitun sampai menghasilkan uap yang banyak. Gunakanlah uap tersebut pada wajah dengan jarak sekitar 18 inci dari air. Tapi, Anda tidak boleh sembarangan melakukannya. Hindari melakukannya terlalu dekat agar kulit Anda tidak terbakar. Sebaiknya, Anda juga memakai handuk besar dan membantu menutupi kepala, sehingga uap bisa langsung mengenai kulit wajah. Biarkan hal itu selama beberapa saat, yaitu kurang lebih selama 8 hingga 10 menit. Kemudian, sekalah wajah dan leher secara perlahan menggunakan handuk. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari terapi penguapan:

  • Mengobati jerawat.
  • Membantu Anda dalam membuat jaringan bekas luka jerawat memudar sehingga bisa dihilangkan dengan mudah.

Berbagai kandungan minyak zaitun sangat penting untuk wajah berjerawat. Apalagi, minyak ini sudah dipercaya sejak dulu untuk menghilangkan masalah kulit lainnya. Jadi, Anda masih ragu menggunakannya?

Tipe Kepribadian Manusia yang Manakah Anda?

Terdapat beberapa tipe kepribadian manusia. Anda termasuk tipe kepribadian yang seperti apa? Hal ini penting untuk Anda kenali sejak sekarang. Tahukah Anda, lebih dari 400 tahun sebelum Masehi Hippocrates, seorang tabib dan ahli filsafat cerdas dari Yunani, mengemukakan teori kepribadian manusia. Ia mengatakan, jika pada dasarnya terdapat empat tipe temperamen seseorang. Teori yang paling popular dan terus dikembangkan yaitu teori Hipocrates-Galenus.

Ada Berapakah Tipe Kepribadian Manusia Menurut Psikologi?
Teori dari Hiporcrater-Gelatnur sendiri, merupakan pengembangan dari teori Empedokretus. Berdasarkan pada pemikiannya, ia mengatakan jika keempat tipe temperamen dasar itu merupakan akibat dari empat macam cairan tubuh yang penting di dalam tubuh Anda sebagai manusia, yaitu:

  • Sifat kering ada di dalam empedu kuning.
  • Sifat basah terdapat pada empedu hitam.
  • Sifat dingin terdapat dalam lendir.
  • Sifat panas terdapat dalam darah.

Selain itu, salah satu ciri seseorang yang memiliki alter ego yaitu, Anda tidak akan mengingat waktu dengan jelas. Hal ini, bisa terjadi ketika Anda sedang tertidur dan karakter lain Anda yang akan mengendalikan tubuh. Apakah alter ego termasuk salah satu tipe kepribadian manusia yang wajar? Anda dapat mengetahui beberapa tipe kepribadian manusia menurut psikologi berikut ini.

  1. Koleris
    Individu yang mempunyai tipe kepribadian ini, memiliki kemampuan Leadership atau jiwa memimpin yang bagus. ini karena, kepribadian ini mudah menentukan sebuah keputusan. Kepribadian koleris, memiliki tujuan yang fokus untuk ke depannya selalu produktif dan dinamis. Sayangnya, karena sifat kepemimpinannya kepribadian ini lebih suka memerintah, sangat suka dengan pertentangan, mudah tersulut emosi, tidak mau mengalah, dan cenderung keras kepala sebab kemauannya yang keras.
  2. Melankolis
    Khusus kepribadian ini, biasanya seseorang cenderung analitis, suka memerhatikan orang lain, perfeksionis, tidak suka menjadi perhatian, serius, hemat, sensitif, dan juga rela berkorban. Individu dengan tipe yang satu ini, kurang bisa menyatakan opininya, justru cenderung melihat masalah dari sisi negative. Bahkan, sering disebut anti sosial sebab kemampuannya dalam bersosialisasi yang kurang baik. Baiknya, orang yang melankolis cenderung sukses menjadi seorang pengusaha yang sukses.
  3. Plegmatis
    Tipe plegmatis ini, merupakan pribadi yang lebih cinta damai dengan menjadi netral dalam berbagai bentuk konflik tanpa memihak. Di lihat dari sisi sosialnya, pribadi plegmatis biasanya lebih senang berperan sebagai pendengar yang baik daripada sebagai pelaku cerita. Tipe kepribadian manusia ini, juga memiliki selera humor yang bagus walau serting terdengar sarkatik (sifat humor yang menyinggung atau mengejek), mudah bergaul, cenderung suka mencari jalan pintas. Sayangnya, tipe kepribadian ini sering menunda sesuatu hal dan tidak cepat tertarik pada hal yang baru.
  4. Sanguinis
    Tipe ini mempunyai sifat sedikit seperti anak-anak. Individu dengan tipe Sanguin, biasanya tidak menemukan masalah pada kehidupan sosialnya. Hal ini disebabkan, sanguin sejatinya mudah bergaul dan akrab walau dengan orang yang baru saja dikenal. Lalu, dibandingkan dengan tipe lain, individu dengan kepribadian ini paling suka bicara, dan mudah mengikuti sebuah kelompok.

Itulah beberapa tipe kepribadian menurut psikologi, Anda termasuk yang mana? Selain itu, apakah alter ego juga kepribadian yang normal? Mengenal seperti apakah kepribadian Anda itu sangatlah penting.

Kenali Sifat Positif dan Negatif pada Manusia

Apakah selama ini Anda cenderung memiliki sifat positif atau negatif? Sifat dan sikap memiliki pengertian yang berbeda, dan penting untuk Anda pahami. Di lihat dari penulisannya, sikap dan sifat mungkin terlihat mirip. Padahal, pengertian keduanya sangat berbeda. Seseorang yang mempunyai sikap dewasa belum tentu dia memiliki sifat yang dewasa pula. Mungkin, Anda sudah berusia 17 tahun ke atas tapi sifatnya tetap tidak dewasa.

Apakah Perbedaaan Sifat Positif dan Negatif?
Sikap adalah bentuk perlakuan dan bagaimana cara Anda beinteraksi kepada orang lain, seperti tingkah laku, cara berjalan, dan berjalan. Sikap, bisa dipelajari dan diubah sebab sikap bukanlah sesuatu yang permanen. Tapi, apakah seseorang yang lebih cepat berubah dalam sifat berarti memiliki kepribadian alter ego?  Beda halnya seseorang yang bisa cepat berubah dalam bersikap, kepribadian alter ego biasanya tidak menyadari saat identitas dirinya berubah. Apakah normal memiliki kepribadian alter ego? Sebetulnya, tiap orang bisa mengalami alter ego. Tapi, itu tergantung pada diri Anda sendiri apakah ia sadar atau tidak apa yang dialaminya. Maka, sangat penting untuk mengenal bagaimanakah sifat positif dan negatif yang umumnya dialami seseorang.

Contoh Sifat Positif

  • Dapat menyikapi perubahan secara positif misalnya, selalu meyadari bahwa perubahan akan terus terjadi. Tiap perubahan tersebut, tentu pasti ada sisi positif dan negatifnya, menyadari bahwa tiap perubahan kadang tidak memuaskan semua pihak, selalu siap mengantisipasi perubahan, dan bisa mengambil manfaat dari setiap perubahan yang terjadi.
  • Memiliki kendali diri yang lebih kuat. Misalnya, mampu mengendalikan amarah, bisa mengendalikan pembicaraan, mampu meredam rasa iri, dapat menahan godaan materi. Selain itu, orang yang memiliki sifat positif juga mampu mengendalikan rasa malas, tidak mengikut emosi, selalu berpikir sebelum bertindak, sadar akan kelemahan diri sendiri, mampu memahami orang lain, serta selalu berserah diri pada yang kuasa.

Contoh Sifat Negatif

  • Takut keluar dari zona nyaman. Berada pada zona nyaman tentu, bisa membuat Anda selalu merasa tenang dan lebih mudah dalam menjalani hidup. Padahal, ini bisa menjadi perangkap tersendiri bagi orang yang negatif, di mana mereka akan Bahkan, mempunyai ketakutan yang besar untuk melangkah ke luar dari zona nyamannya. Sifat negatif, biasanya tidak akan mengambil keputusan besar dalamk meninggalkan zona nyaman. Apalagi, untuk berada di tempat yang baru baginya. Jika hal ini ada di dalam diri, maka kemungkina besar Anda termasuk ke dalam kategori orang negatif.
  • Selalu khawatir banyak hal
    Memang baik selalu mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk yang mungkin terjadi. akan tetapi, jika melakukan hal ini dalam porsi yang berlebihan bisa dipastikan Anda tidak akan menikmati hidup dengan normal lagi. Parahnya, Anda bisa menghabiskan banyak waktu untuk sekadar mencemaskan berbagai hal yang tidak begitu penting, walaupun tanpa alasan yang jelas sekalipun. Kondisi ini, tidak akan membawa apa pun bagi kehidupan Anda. Justru, hanya sebagai masalah dan juga pikiran menjadi runyam setiap hari. Kepribadian alter ego, cenderung mengalami hal ini sehingga bisa membahayakan diri sendiri.

Sifat negatif dan postif pada kepribadian alter ego juga bisa terjadi. Sangat wajar, jika seseorang memiliki sifat positif dan negatif yang perlu diperhatikan bagaimana caranya menghadapi perilaku yang negatif pada diri Anda.

Faktor Penting yang Memengaruhi Kepribadian

Anda merasa jika kepribadian negatif dominan daripada positif? Mungkin karena ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi kepribadian Anda. Kepribadian sendiri, merupakan keseluruhan sikap, ekspresi, perasaan, prilaku seseorang, dan ciri khas. Sikap perasaan ekspresi tersebut akan terwujud dalam tindakan seseorang jika sedang dihadapkan pada kondisi tertentu. Perlu Anda ketahui, jika setiap orang mempunyai kecenderungan prilaku yang berlaku terus-menerus dalam menghadapai situasi yang sedang di hadapi, sehingga menjadi ciri khas pribadinya.

Apa Saja Faktor yang Memengaruhi Kepribadian?
Anda merasa jika terdapat karakter lain yang merupakan gambaran ideal tentang diri Anda, yang tak bisa menjadi kenyataan sehingga hanya bisa di idam-idamkan saja? Apakah perasaan tersebut dapat dikatakan alter ego? Tiap orang, memiliki sisi kepribadian negatif dan positif dan itu belum tentu alter ego. Kondisi alter ego, cenderung sebagai sarana untuk seseorang menyembunyikan sisi mereka yang tidak ingin diketahui orang lain. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kepribadian seseorang yaitu:

  1. Faktor Keturunan
    Faktor keturunan adalah bahan mentah pembentuk kepribadian yang diturunkan oleh orang tua. Anda, terlahir dengan karakter fisik yang menjadi penentu awal dalam pembentukan kepribadian. Anda perlu tahu, jika kepribadian yang didapatkan dari faktor keturunan terdiri atas bentuk fisik, minat, IQ, sifat, dan bakat yang dalam perkembangannya sangat memengaruhi kepribadian seseorang. Memang, terndapat faktor keturunan yang menyebabkan kepribadian Anda terus berubah sesuai pada perkembangan yang didapatkan individu.
  2. Faktor Lingkungan Fisik
    Karakter alter ego, juga bisa dipengaruhi dari faktor lingkungan fisik. Ya, faktor lingkungan fisik berkaitan dengan lokasi geografis. Lingkungan fisik memegang peran penting dalam pembentukan kepribadian. Adanya perbedaan iklim, sumber alam, dan relief bumi bisa menyebabkan perbedaan kebiasaan dan perilaku seseorang. Contohnya, seseorang yang tinggal di daerah dataran tinggi biasanya lebih kebiasaan dan cara hidup yang berbeda pula dengan orang yang tinggal di daerah pantai. Kebiasaan dan cara hidup tersebut, akhirnya akan saling melebur dengan faktor keturunan yang dapat membentuk kepribadian.
  3. Faktor Kebudayaan
    Apakah faktor kebudayaan bisa membentuk karakter alter ego? Kebudayaan yaitu hasil rasa, karsa, dan cipta yang mencakup keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial baik berupa gagasan, aktivitas, dan hasil dari aktivitas yang digunakan untuk memahami lingkungan serta dijadikan pedoman hidup bermasyarakat. Tap masyarakat, memiliki kebudayaannya masing-masing yang sudah melekat dalam darah mereka. Dalam kebudayaan tersebut, mengandung nilai-nilai dan norma yang dapat mengatur perilaku dan memengaruhi pembentukan kepribadian seseorang.
  4. Faktor Pengalaman Kelompok
    Pada masyarakat majemuk, terdapat beberapa kelompok-kelompok dengan budaya dan standar moral yang beragam. Ukuran moral inilah yang dipakai untuk menentukan manakah perilaku yang diharapakn dan mana yang tidak diharapkan. Masing-masing kelompok, biasanya mempengaruhi anggota-anggotanya agar berperilaku sesuai pada standar. Bahkan, dapat memberikan pengalaman khas yang tak diberikan oleh kelompok lain. Dengan begitu, muncullah kepribadian khas anggota kelompok tersebut.

Jadi, karakter alter ego bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti di atas. Kepribadian seseorang, juga bisa dibentuk dari kecil yang nantinya akan menyebabkan kebiasaan. Yuk, bentuk kepribadian Anda agar lebih potifif.

Apakah Contoh Kepribadian Positif dan Negatif?

Saat berinteraksi, sering merasa jika Anda memiliki tingkah laku yang berbeda-beda? Apakah itu berarti Anda memiliki karakter alter ego? Apakah hal itu wajar terjadi? Sebetulnya, tiap orang memiliki sisi positif dan negatif. Menurut beberapa penelitian, penilaian Anda pada orang lain bisa dikaitkan dengan kepribadian diri sendiri. Anda perlu tahu, jika tingkah laku seseorang cukup berkaitan pada kualitas konsep dirinya yakni konsep diri negatif dan positif.

Mengenal Kepribadian Positif dan Negatif
Tiap orang sebetulnya berpotensi mempunyai alter ego. Tapi, pada bebera pakondisi Anda bisa tidak sadar memilikinya sebab pemahaman tetang alter ego berbeda-beda. Bahkan, tiap orang memiliki sisi kepribadian negatif dan positif dan tidak semuanya bisa dikatakan memiliki alter ego. Berikut beberapa contoh kepribadian negatif dan positif yang wajar terjadi.

  • Negatif thinking
    Berpikir negatif pada segala sesuatu yang ada di hadapan, bisa menyebabkan Anda berfikir jika semua hal yang dilakukan buruk. Pada orang yang memiliki alter ego, berfikiran negatif juga sering terjadi. Bedanya, penderita alter ego tidak menyadari bahwa ia juga berfikiran negatif. Bila Anda memiliki etos yang baik akan selalu berpikir positif, mencoba untuk mempersepsi segala sesuatu dengan cara pandang yang menjadikan jiwa lebih harmonis.
  • Lari dari tanggung jawab
    Seseorang yang memiliki kepribadian negatif, biasanya akan mendekat jika ada hal yang mudah dan menguntungkan untuknya. Tapi, jika ada pekerjaan besar yang harus dilakukan ia menjauh. Ini termasuk ciri orang yang lari dari tanggung jawabnya. Pada dasarnya, orang yang lari dari tanggung jawabnya memiliki jiwa manja. Artinya, ia tidak mau bersusah payah untuk membangun pekerjaan dengan benar.

Contoh Kepribadian Positif
Beda halnya dengan kepribadian yang negatif, kepribadian positif memang mudah dekat dengan setiap orang. Selain dapat membawa kebahagiaan, kepribadian yang positif juga dapat memberikan semangat bagi orang di sekitarnya seperti:

  • Membuat hari yang baik
    Seseorang yang memiliki kepribadian positif, biasanya menjadikan hari-harinya lebih baik dengan berbagai cara yang menyenangkan. Misalnya, selalu bersyukur, senang tersenyum, dan juga memberikan penghargaan pada orang lain. Umumnya, orang tersebut tidak ingin menyalahkan orang lain atas kesalahannya. Hal ini, merupakan kebiasaan orang berkepribadian positif yang dapat membawa orang-orang di sekelilingnya merasa senang dan juga nyaman bergaul dengannya.
  • Mudah melepaskan apa yang tidak disukai
    Kepribadian postifi, umumnya lebih membiarkan masa lalu dan tidak ingin mengungkitnya kembali. itulah cara orang yang memiliki kepribadian positif memandang masa lalunya. Oleh sebab itu, ia lebih mudah melepaskan hal yang tak disukai sehingga hidupnya merasa lebih bebas. Ia, juga tidak ingin berbagai ketakutan menghalanginya guna menjadikan dirinya berkembang dan selalu berpikir positif.

Jadi, tiap orang memiliki kepribadian postif dan negatif dan hal tersebut bukan ciri dari alter ego. Beda halnya, bila seseorang membentuk karakter lain dalam dirinya tanpa sadar bisa jadi itu adalah alter ego.