3 Makanan Sehat Organik yang Baik Dikonsumsi

Selama ini Anda lebih memilih makanan non-organik atau organik? Manakah yang lebih sehat? Pastikan Anda kenali dulu apa perbedaan antara keduanya ya. Kesadaran tentang pentingnya gaya hidup sehat belakangan sudah dilakukan, seperti mulai mengonsumsi beberapa makanan organik. Sebagian besar orang, mengganggap jika makanan organik lebih menyehatkan. Alasanya, makanan organik tidak mengandung pestisida berbahan kimia sintetis. Apakah hal tersebut benar?

Perbedaan Makanan Organik dan Non-Organik
Pada makanan non-organik, biasanya proses penanaman masih memakai pupuk kimia dan hormon pertumbuhan. Tujuannya, untuk mempercepat proses panen. Beda halnya dengan makanan organik yang hanya menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos yang berasal dari hasil alam. Saat mengatasi masalah hama, pada tanaman non-organik biasanya akan menyemprotkan insektisida sintetis. Dalam hal mengatasi masalah gulma, umumnya tanaman non-organik herbisida. Sementara untuk tanaman organik biasa memanfaatkan tanaman lainnya untuk membasmi gulma (tanaman yang kehadirannya tidak diinginkan). Sangat disarankan untuk memilih makanan organik yang lebih menyehatkan, seperti:

  1. Buah
    Jenis makanan sehat organik yang sebaiknya Anda konsumsi yaitu buah apel dan stroberi. Terutama pada buah apel, sebab apel non-organik selama budi daya biasanya disemprot pestisida sebanyak 16 hingga 30 kali. Hal ini tentu bisa membahayakan bila dikonsumsi terus-menerus, sebab residu atau ampas dapat terakumulasi dalam darah. Tak hanya itu, karena tidak menggunakan pestisida maupun bahan tambahan lain, maka tampilan buah organik memang tidak semenarik buah konvensional. Seperti, bagian warnanya tidak begitu cerah dan ukurannya yang tidak begitu besar.
  2. Sayur
    Sebaiknya, pilihlah makanan sehat seperti sayuran yang organik saja. Tidak adanya pestisida dalam budidayanya, memang bisa membuat sayuran organik berlubang sebab mudah dimakan serangga. Tapi, ini adalah hal yang wajar. Adanya serangga seperti ulat yang memakan daun di tanaman sayuran juga menjadi indikasi bila sayuran tersebut mengandung gizi tinggi dan bebas pestisida kimiawi. Adapun beberapa sayuran organik yang baik untuk dikonsumsi yaitu paprika, kentang, bayam, seledri, dan buncis.
  3. Telur
    Tahukah Anda, jika makanan sehat organik seperti telur sangat baik untuk kesehatan jantung Anda. Di samping itu, dibandingkan dengan makanan organik lainnya, telur organik juga lebih terjangkau. Sama halnya dengan sapi yang menghasilkan susu organik, ayam yang memproduksi telur organik tentunya juga mendapatkan perlakukan khusus. Para peternak, biasanya hanya memberikan sayuran organik sebagai bahan pakannya (sesuatu yang dapat dimakan agar peliharaan tumbuh sehat). Tak hanya itu, ayam-ayam tersebut juga tidak diberikan hormon tambahan ataupun antibiotik. Dengan begitu, kandungan nutrisi yang terdapat pada telur menjadi lebih tinggi.

Itulah pilihan makanan sehat organik yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Jadi, manakah yang akan Anda pilih makanan organik atau non-organik? Ingat, memilih makanan sangat penting dilakukan agar kesehatan tubuh Anda lebih terjaga, sehingga tidak akan mudah terkena penyakit.

No Comments

Leave a Comment

Please be polite. We appreciate that.
Your email address will not be published and required fields are marked